Tembang Durma




Tembang Durma Menggambarkan fase dimana ketika manusia telah menikmati segala kenikmatan dari Tuhan maka wajib menysukuri semua kenikmatan dengan membantu sesame manusia yang membutuhkan.

Aturan persajakan :

  1. Guru gatra : jumlah kalimat tiap bait kalimat;
  2. Guru wilangan : jumlah suku kata pada tiap larik yaitu 12, 8, 6, 7, 8, 5, 7 kalimat;
  3. Guru lagu : jatuhnya vokal terakhir pada tiap larik yaitu a, i, a, a, i, a, i

 





img

Jogja Belajar Budaya

JB Budaya adalah salah satu layanan unggulan Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan DIY yang terintegrasi dengan jogjabelajar.org. JB Budaya merupakan media pembelajaran berbasis website yang mempelajari tentang budaya-budaya di Yogyakarta.




Artikel Terkait

Artikel yang juga anda sukai

Tembang Mijl

Tembang Mijl merupakan menggambarkan keadaan ketika bayi dilahirkan setelah ± 9 bulan berada di rahim sang ibu dengan kehendak Tuhan bayi lahir ke....

Baca Selengkapnya

Tembang Dhandanggula

Tembang Dhandanggula menggambarkan keadaan kehidupan manusia yang telah mencapai tahap kemapanan sosial, kesejahteraan telah tercapai dan telah menikmati masa hidupnya.

Aturan persajakan :

  1. Guru gatra :....

    Baca Selengkapnya