Tembang Mijl



Tembang Mijl merupakan menggambarkan keadaan ketika bayi dilahirkan setelah ± 9 bulan berada di rahim sang ibu dengan kehendak Tuhan bayi lahir ke bumi. Disambut dengan hati yang gembira dan penuh rasa cinta.

Aturan Persajakan :

  1. Guru gatra : jumlah kalimat tiap bait kalimat;
  2. Guru wilangan : jumlah suku kata pada tiap larik yaitu 10, 6, 10, 10, 6, 6 kalimat;
  3. Guru lagu : jatuhnya vokal terakhir pada tiap larik yaitu i, o, e, i, i, u.




img

Jogja Belajar Budaya

JB Budaya adalah salah satu layanan unggulan Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan DIY yang terintegrasi dengan jogjabelajar.org. JB Budaya merupakan media pembelajaran berbasis website yang mempelajari tentang budaya-budaya di Yogyakarta.




Artikel Terkait

Artikel yang juga anda sukai

Tembang Gambuh

Tembang Gambuh tembang yang menggambarkan keadaan manusia yang sudah mulai membangun sebuah rumah tangga menuju keluarga yang saling melengkapi dan bersinergi secara harmonis.

Aturan persajakan....

Baca Selengkapnya

Upacara Adat Mitoni

Pada tradisi Jawa masih banyak dijumpai berbagai upacara selamatan atau wilujengan, wilujengan berarti selamat. Tujuan utama dari Wilujengan adalah memohon keselamatan pada tuhan.

Upacara....

Baca Selengkapnya